Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

06 September 2010

Waktuku


By : Ninyo Imoed

Waktu
Begitu cepat berlalu
menggerus zaman dan juga aku..
Dulu, ku dipanggil si lucu
kini, ku dipanggil..ibu..

Begitu terasa cepat
hingga ku rasakan di depan wajahku, sebuah kiamat
Padahal, belum semua tahapan ku lumat
Banya keinginan yang belum terlaksana dengan tepat

Ahh..ku tergerus waktu
Tak ada waktuku 'tuk melihat masa lalu
sekalipun kadang teringat, dan air mata jatuh satu2
Aku banyak menyesal, ku tahu
banyak yang terlewat, ku tahu

Namun..

Di depan sana, masa depan terbentang luas,
ku kan berjuang keras..
agar ku menjadi pantas
dan mampu meretas
jalanku menujuNya yang maha Atas..

27 Mei 2010

open minded and heart

Hari ini ga sengaja nonton take a celebrity out, sebetulnya ga suka2 amat dengan acara ini, tapi pas ganti chanel, diliat yang keluar seorang mantan celebrity, janda dan ummahat shalihah...

Ummahat!, ternyata ada juga akhwat yang berani ikut acara beginian. dengan tetap menjaga ghadul bashar, tidak bersentuhan fisik dengan laki2. berbicara dengan tegas, mengeluarkan banyak kalimat tayyibah, sempat berdakwah tenatng jilbabnya, dan performancenya pun mengajar matematika (sebuah performance yang jarang ditunjukkan oleh peserta lain)

Ninyo cuma salut, tanpa mengurangi harga dirinya sedikit pun, ia telah membuka dirinya untuk pria ammah di sana.. sebuah pelajaran, yang (mungkin) perlu dipetik untuk para akhwat jomblo'ers

19 April 2010

Rumah Tangga

Dari seorang teman,
"Aku dimadu..." dan menganaksungailah air matanya.

Begitu sederhana, juga mengerikan untuk 2t.

Pernikahan yang bertahun2 dilewatipun mendapatkan badainya memasuki tahun ke 11..

Ternyata, tak hanya masalah dimadu, namun KDRT pun sering terjadi di rumah tangganya
"tapi aku kuat, aku akan bertahan dengan seluruh pukulan dan hempasan benda kerasnya padaku"
"Tapi," kembali ia terisak..
"aku ternyata tak cukup kuat untuk dimadu"

Serangan fisik dapat kutangkis, namun, serangan psikis aku pun terkapar

Ah, tak banyak 2t dapat membantu, hanya memberikan sedikit penjelasan bahwa kini, segala sesuatu telah berpayung hukum..kujelaskan bahwa KDRT tak melulu soal kekerasan fisik. UU KDRT telah disahkan, dan jika ia mau kapanpun bisa diajukannya.

Ia menjadi begitu kurus, namun senyumnya masih tetap mengembang, di tengah wajahnya yang semakin tirus dan pucat.
"Aku akan mempertahankannya.." Ujarnya menutup pertemuan singkat kami.
Pertemuan singkat yang begitu berhikmah untuk 2t.

Teriring do'a untuk saudariku..
Semoga Allah mudahkan urusanmu..

30 Januari 2010

Berburu Mentari

Keliatannya emang konyol. Tapi emang ini terjadi.
Saking seringnya ujan akhir-akhir ini 2t kesulitan melihat matahari. Dan hasilnya sebagai seorang ibu rumah tangga, menggerutu pun jadi tak terhindarkan, kenapa? Karena jemuran jadi lama keringnya. Seperti yang terjadi hari ini, begitu melihat sedikit sinar matahari, buru-buru jemur kain di luar, di tinggal ke sekolah bentar, pas balik udah gerimis..huhu..trus pas kain diangkat mendadak matahari muncul, balikin lagi keluar, sekarang pake adegan jemur bantal. Ditinggal bentar tiba-tiba mendadak gelap, liat ke langit, ternyata awan hitam sudah tepat di atas rumah, masukin lagi bantal. Begitu masuk, ternyata terang benderang lagi… ya ampuuuunnnnn

05 Desember 2009

Gerak jalan PGRI

Walau udah agak telat tapi ga apa, yang penting posting.

Yup, allo smuanya.. akhirnya semenjak jadi guru di SD Insan Kamil, sempet vakum isi blog, sekarang bisa juga. Terutama, setelah sempet inget bawa kamera imut pinki ninyo, jadi sempet juga ambil poto2.

Jadi ceritanya tanggal 25 November 2009 yang akan datang, adalah hari guru. Jadi untuk memeriahkannya, PGRI Bantar Gebang mengadakan acara, berupa lomba catur, futsal, voli dan gerak jalan. Semua guru diundang, untuk gerak jalan, guru-guru se-kecamatan Bantar gebang di undang, termasuk sekolah Ninyo, SD Insan Kamil.

Dari SD Insan Kamil, yang hadir ada 17 orang yaitu, Bu Betty, Bu Nur, Bu Isti, Bu Tuti (the imoed one), Bu Astika (bendahara), Bu Wati, Bu Ida, Pak Imat, Bu Endah, Pak Asep, Pak Daman, Pak Dede, Bu Yayah, Bu Tri, Bu Isah, Bu Rini, and Salman.

Nah, berikut poto2..